Begining

Januari sudah ada diujung. Hari-hari ini adalah perayaan imlek sehingga hujan tengah dinanti datangnya. Alat pencatat suhu di baliho besar jalan protokol menunjukkan angka 24,28, kadang 30 derajat celcius.
Disinilah kita 2016 telah berlalu dan 2017 telah habis kita nikmati 30 hari.

Dulu, biasanya selalu merefleksi perjalanan yang telah terlewati, tapi rasanya 2015, 2016 tak cukup memiliki daya untuk menuliskan dalam bentuk refleksi. Biarkan refleksi di simpan dalam tempat terbaiknya.

2016 telah berlalu seakan melipat banyak takdir yang selama bertahun-tahun ditunggu. Kehidupan begitu tegas pada manusia yang meragu. Tidak ada yang perlu mengeras pada kehidupan yang tegas, ia hanya berlaku dan kita cukup mengiringi. Segala sesak, segala hal tidak sesuai dengan keinginan layaknya iman ia hanya cukup diyakini, apapun terjadi biarlah terjadi. Semua terbaik.

Tuhan punya maksud. Tuhan punya imajinasi yang maha.

Januari hampir berlalu, satu semester sudah terlalui, menetapkan tujuan sudah dijalani. Hanya perlu selalu mengingat atas segala keputusan dan pilihan beserta seperangkat konsekuensi. Bahwa segala pilihan dengan alasan yang disebabkan yang tak perlu dijelaskan karena cukup diyakini.

Tahun 2016 berlalu membawa banyak orang dan peristiwa. Banyak belajar dari ujian demi ujian. Dan, semoga lolos begitulah. Karena, naik kelas tidaknya juga nggak ada rapor secara tertulis. Hahaha.

Pesimpangan adalah pilihan. Pilihan adalah keputusan. Keputusan adalah keyakinan. Kayakinan adalah ujian. Maka, penerimaan adalah kemenangan.

2017 banyak merapal doa. Tidak ada yang dicari karena semua akan datang seiring berlalunya hari. Tak perlu ada yang ditunggu karena semua pasti akan terjadi. Cepat atau lambat. Hanya mampu bersyukur dan bersabar dalam doa-doa.
Hidup senyata ini dan pilihan setegas itu. Masih sering ditanya orang-orang bagaimana bisa mengambil keputusan seperti itu. Aku bilang, menikmati hidup.

My goal is build a life i don’t need a vacation from. Everyday is holiday.

😛

Setelah banyak ketemu orang, sedikit menyimpulkan kesoktahuan : bahwa usia bertambah, tapi barangkali dewasa adalah pengecualian yang belum tentu linear. Semua pengalaman adalah guru, kombinasi pengalaman dan pengetahuan adalah penting untuk menjalani hidup. Selebihnya saya mensyukuri semua yang sudah saya lewati di usia 24tahun.

2017 lebih banyak menabung, menulis dan bercita-cita pada banyak hal. 🙂

Beneran nerbitin novel 2017 :’)

“Success is knowing your purpose in life, growing to reach your maximum potential, and sowing seeds that benefit others” (John C. Maxwell)

About

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *