Tumbuh Bersama

Perjalanan baru sudah saya mulai sejak beberapa waktu yang lalu. Dengan tanpa atau bahkan dengan banyak cerita akhirnya saya menambatkan satu bagian baru dari perjalanan ini untuk mengambil study master. Master di tempat yang sama, almamater yang sama, dosen yang sama walaupun teman yang berbeda. Secara garis besar indeks kebahagiaan saya melonjak drastis, dari 50Read More

Uncertainty

Ketidakpastian adalah suatu kepastian Semakin bertambah hari yang saya himpun, saya memahami bahwa ketidakpastian adalah suatu kepastian. Seperti sebuah perubahan bahwa yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Ketidakpastian adalah kodrati dimiliki oleh manusia. Berusaha sekuat apapun meramal masa depan, setitik hal berubah saja mampu merubah semuanya. Ya, seperti kepakan kupu-kupu di amazon bisa menghasilkanRead More

Surat Abraham Lincoln Pada Anaknya

[Nggak tahu kenapa, aku suka banget sama surat ini. Sebagai orang yang sedang belajar soal berkeluarga dan anak-anak, this is one of good point. Buat reminder diri sendiri juga. Narasi ditambahkan karena suka membuat narasi] Alkisah seorang ayah yang sangat mencintai putranya mengirimkan sepucuk surat kepada kepala sekolah putranya. Ayahnya yang dihormati dan berkedudukan takutRead More

ALL YOU CAN EAT, but

Nggak semua yang tersaji bisa kamu makan seketika, setiap orang memiliki porsinya sendiri-sendiri Terhitung sejak 8 Agustus saya mulai masuk kerja, 18 Agustus mulai masuk kuliah. 29 Agustus sakit pertama tepar bed rest, dan 29 September saya sempat memasuki IGD RS. Hermina Pandanaran Semarang. Jujur, saya bukan tipe orang yang dikit-dikit sakit. Semua yang kenalRead More

Describing

“Nanti kalau habis lebaran aja kerjanya,” begitu kata saya waktu itu setelah resmi resign dari pekerjaan saya sebelumnya di Jakarta. Dari awal setelah lulus sebetulnya memang tidak ada proyeksi untuk bekerja karena pengen segera lanjut kuliah saja. Kepergian ke Jakarta benar-benar diluar rencana pribadi saya. Awalnya saat itu saya merencanakan belajar bahasa di Pare sampaiRead More

Ex-Mudikers

Sejak tahun 2008 keluarga kami resmi tidak lagi melakukan perjalanan mudik dari Pati (utara Jawa Tengah) ke Kutoarjo (selatan Jawa Tengah) karena eyang kami sudah berpulang. Kemudian kebetulan Bapak adalah anak tertua sehingga arus mudik akhirnya berpindah ke Pati. Dan, kini kami justru yang jadi tuan rumah open house keluarga. Namun, bagi kami mudik menjadiRead More

Married Thought

Mulai memikirkan pernikahan pada akhir masa studi S1. Setelah memikirkan kenapa seringkali orang jatuh cinta harus sakit hati bahkan ada juga yang patah hati, sebetulnya apa jawaban paling benar dari hubungan dua manusia? Jawabannya adalah pernikahan. Begitulah sunnah rosul, syariat agama yang tertulis dalam kitab-NYA. Tidak ku temukan solusi dua orang yang jatuh cinta selainRead More

Para Pecinta Yang Jatuh

Serupa gula-gula yang dijajakan tukang asongan di Malioboro begitulah kisah-kisah cinta tersaji dalam bentuk-bentukannya. Disana ada sepasang kekasih yang baru saja saling menyatakan cinta. Ikrar sederhana tentang cinta, siapa mencintai dan dicintai siapa berbalas dan membagi. Bola mata mereka menyiratkan cahaya yang hanya dinyalakan oleh pemilik cinta. Aih…. lihatlah jarak yang jauh pun rela merekaRead More

PERempuAN

Perempuan, katanya biar emansipasi harus sekolah tinggi, bekerja dan bebas. Emansipasi? Kesetaraan gender? Bagi saya yang sudah tinggal di Jawa, bagi keluarga saya yang demokratis sebetulnya tidak ada lagi perjuangan emansipasi yang perlu saya lakoni. Saya mendapatkan akses pendidikan, mendapatkan berbagai pemenuhan kebutuhan pengembangan diri yang alhamdulillah maksimal. Dulu, dulu saya ingin sekali terus berkarirRead More

Reflection

Masa – masa pancaroba adalah masa peralihan dari fresh graduate menuju arah hidup yang lain. Sejak April saya dinyatakan lulus dari universitas akhirnya barangkali saya menginjak di universitas kehidupan yang sebenarnya. Masa dimana perlu memikirkan semuanya dengan amat – amat matang. Masa pembersihan, mana yang bisa dibawa dan mana yang harus dientahlah. Masa yang sayaRead More

62 dan 23 #IniBaruIndonesia

Namanya Laksmi, perempuan, 62tahun, masih energik dan bersinar. Kamis, 19 November 2015 yang lalu dalam perjalanan saya dari Jakarta ke Solo dengan Argo Lawu saya bersebelahan dengan beliau. Dengan sepatu kets, kaos yang santai beliau duduk disamping saya dan entah bagaimana bisa saling bercakap pertama kali. Saya ingat betul dari yang saya tanyakan, dengan polosRead More