Stories

  • Stories

    #FF Tak Ada Takjil Hari Ini

    Konon pengembaraan ini sangat panjang dan entah kapan akan berakhir-tidak ada yang tahu kecuali Dia. Lebih memayahkan tersebab aku miskin bekal dalam pengembaraan, andai bisa aku putar waktu ingin rasanya lebih banyak menabung bekal daripada dansa-dansi jumawa kesana-kesini. Sayangnya tidak boleh mengatakan ‘andai’ dan memang tidak bisa lagi waktu berputar…

  • Stories

    #FF Harry Potter – Bloquer-Serrure*

    Ilalang tinggi terlihat sejauh jangkauan pandang dari rumah kayu itu. Tempat cuci piring yang biasanya bergerak secara magic membersihkan wajan terlihat diam. Sunyi. Hedwig terdiam di daun jendela yang terbuka seperti mengamati pemiliknya dan berkata disini hanya ada kita. Harry berkeliling mencari tanda yang barangkali ditinggalkan oleh keluarga Weasley. Ada…

  • Stories

    Tranquillité, Jenewa

    “Kak Tara, genève c’est tellement une belle ville*,” Rana memandang ke arah bukit – bukit yang menghijau di antaranya ada gunung Alpen dan Mont Blanc yang menjulang. Mereka tengah menyusuri sungai Le Rhone atau biasa disebut Geneva Lake. Suara air mancur memenuhi pendengaran mereka, icon wisata Geneva The Jet d’Eau…

  • Stories

    Heart By Design

    “Satu caramel machiato atas nama Kakak Arterra,” dengan nada tanya memastikan pelayan coffee shop itu memberikan cup di tangannya pada perempuan yang sudah berkata iya dan mengucapkan terimakasih. Sambil memasukkan handphone ke dalam tasnya Terra berjalan memasuki ruang setelah bartender coffee shop tersebut. Kursi dengan desain yang berbeda – beda…

  • Stories

    Pesan Dari Sahara

    “Kinari, these dragons from deep time are incredible creatures. They’re bizzarre, they’re beautiful, and there’s very little we know about them,” ujarmu dengan mata penuh binar seakan bahwa kerangka tak bernyawa itu adalah berlian yang lebih bernilai dari apapun. Hari – hari itu adalah persiapan keberangkatanmu entah kemana, yang kuingat…

  • Stories

    Wilayah Perjanjian

    Namanya Thera, perempuan berambut sebahu, berwarna coklat, matanya bulat hitam. Dibahunya telah disampirkan anak panah sebagai senjata andalannya. Ini adalah perjalanannya setelah hampir beberapa bulan menepi di hutan beristirahat mengeringkan bekas luka dan sayatan di beberapa tubuhnya. Melakukan detoksifikasi pada racun ular yang sempat membuatnya meregang nyawa. Beruntunglah kepandaiannya membaca…

  • Stories

    Nomaden Blue

    “Prosa kamu terlalu dalam,” sapaku mengagetkannya beberapa saat setelah acara selesai dan kami bertemu tepat di pintu keluar. “Hay, aku Tara,” kenalku padanya yang masih tertegun beberapa detik karena sikapku yang sok akrab. Dia tersenyum dan mengulurkan tangannya, “Hay, Aku Azalea. Aku tau nama kamu Tara, aku suka mendengarkan prosamu…

  • Stories

    Edelweiss dalam Dekapan Pangrango

    Rumah itu tidaklah besar, ukuran perumahan sederhana di kawasan suburban ibukota. Pemilik rumahnya adalah sepasang pengantin baru yang sedang menyesuaikan diri dengan lingkungan dan pernikahan itu sendiri. Belum banyak bunga – bungaan yang ditanam oleh keduanya, catnya pun masih standart berwarna putih. Mereka belum sempat mendebatkan tentang warna cat rumah…

  • Stories

    NSP

    “Berapa banyak waktu kita?” tanyamu dengan muka penuh curiga. “Sebanyak yang kamu bisa,” jawabku ringan. Hujan masih menyisakan gerimis yang tipis. Bangku kayu di sekitar peron ini tidak begitu penuh, hanya beberapa orang yang nampak sama duduknya dengan kami. Menunggu. Menunggu kereta yang datang. Kamu mendengus pelan. Di usiamu yang…

  • Stories

    Grey Sky Collapse

    08.00 a.m Sewajarnya aku sudah ikut berebut ruas aspal ibu kota yang dijejali berbagai kendaraan setiap harinya. Semestinya aku sudah memakai outfit kantor yang dipadu dengan jas dan diawali sarapan roti yang tak pernah kusantap di meja makan. Alasannya sederhana, supaya nggak kena macet. Tapi, semua itu tidak bisa aku…

  • Stories

    Lost – You – Love

    “Aku menyukai topi.” Itu yang dikatakan Danu sebelum membunuh Sheri, pacarnya. Kalimat itu menjadi penutup bacaan koran pagiku sebelum pergi ke kantor hari ini. Aku menghela nafas tidak habis pikir dengan pemberitaan tentang pembunuhan yang berembel – embel cinta, cemburu, selingkuh atau pembendaharaan istilah perasaan hubungan dua manusia lainnya. Segera…