www.arfika.com

Sometimes you just have to change the angle

Peak

Peak #30hbc1805 Alat pengukur suhu di salah satu jalan protokol menampilkan angka 35. Matahari lebih cepat terbit. Disebut saat itu gerak edarnya tepat di garis khatulistiwa. Panas menjadi yang dikeluhkan oleh ibu-ibu di warung dan disambut bahagia oleh tukang laundry. Ya, hari-hari itu Semarang sangat-sangat panas. Meskipun memang Semarang berada di daerah pesisir, tapi saat itu panasnya benar-benar menjadi jadi. Hari berganti, ungkapan rindu pada hujan serasa sudah seperti mantra diucapkan berkali-kali. Hingga pada hari yang tidak dijanjikan, tanpa kabar apa-apa akhirnya hujan perlahan jatuh kemudian menderas menyentuh ranting daun yang sedang meranggas untuk bertahan diri. Sejak hari itu hujan mulai sering berkunjung. Sesekali berlama-lama mengetuk-ngetuk jendela terbawa angin menyelusup celah kota. . Aku merenung sejenak, barangkali memang apa-apa yang sudah memuncak justru itulah pertanda sesuatu segera berakhir. Mungkin jika sesuatu sudah terlalu menyesakkan dada, maka tunggulah sebentar barangkali tak lama akan tiba saatnya untuk benar-benar lega. Jika sesuatu sudah terasa menyakitkan, tunggulah barangkali beberapa saat lagi kelapangan terasa jelmaan dari menerima. Ketika kesulitan begitu menghimpit bisa jadi tak lama akan ada solusinya. Seperti dalam sebuah kurva berbentuk lonceng, atau kurva gaus yang puncaknya kemudian berangsur melandai menuju ekornya. Barangkali itu semua agar terditribusi normal saja. . . @30haribercerita #30hbc2018

A post shared by arfika (@arfikapertiwi) on

About

View all posts by