• Stories

    Heart By Design

    “Satu caramel machiato atas nama Kakak Arterra,” dengan nada tanya memastikan pelayan coffee shop itu memberikan cup di tangannya pada perempuan yang sudah berkata iya dan mengucapkan terimakasih. Sambil memasukkan handphone ke dalam tasnya Terra berjalan memasuki ruang setelah bartender coffee shop tersebut. Kursi dengan desain yang berbeda – beda secara acak ditata di ruangan itu. Terra bersyukur setidaknya kini ada banyak coffee shop dengan desain interior yang berupa – rupa. Kini pergi ke coffee shop ada kalanya adalah semacam piknik baginya. Tatapannya yang beredar beberapa detik mencari tempat berhenti di salah satu meja dipinggir jendela menghadap ke jalan. Namun, sedetik kemudian tatapannya beralih ke meja disebelahnya. “Dokter jantung boleh…