Setiap hari aku berjumpa dengan dia di halaman rumah. Aktivitasnya hanyalah menyapa beberapa tetangga kadang – kadang bercakap walaupun hanya sebentar. Biasanya dia juga sering berbicara tanpa lawan bicara, dia bicara sembari mematuk – matukan jarinya. Tapi, sebetulnya aku sering mendengarkan tanpa sengaja.
-
-
Surat Untuk Pulang
Hay pulang, Selalu ada perenungan panjang untuk mengenal kata pulang. Begitupun aku mungkin juga dirimu, bisa jadi dia dan mereka. Kamu pulang ke kotamu, dan aku pula. Aku dan kamu dalam ruang – ruang ini, yang sama sekali tidak pernah ingin kita kembali pulang. Dulu sekali aku dan kamu tidak…